Jumat, 13 April 2012

Di Balik Ketakutan itu..

Satu cerita tentang ketakuatan mama…


Beberapa hari yang yang lalu, ketika saya dan mama sedang asyik berbicara ringan, mama bercerita tentang keadaan dirinya yang akhir-akhir ini sering ketakutan dirumah ketika sendirian. Yang setahu saya, sebelum-sebelumnya mama tidak pernah hingga setakut itu, sehingga saya ingin menelusuri dibalik ketakuatan mama selama ini dirumah…


Mama bila sendiri dirumah dan bila sudah berada didalam kamar, maka tidak akan keluar kamar dan mencoba untuk menyibukan diri didalam kamar. Mengaji, atau terkadang membaca buku. Pernah suatu ketika mama sedang membaca buku Davinci Code, yang isinya sedikit ada misterinya, mama jadi ketakutan sendiri dan dibuang buku itu kebawah kasur, begitu pula dengan TV, yang sebagian besar acaranya atau pun beritanya membuat mama jadi takut sendiri. Tapi ternyata ketakutan itu bukan berasal dari ‘mahluk-mahluk’ asing dirumah ataupun berita dan cerita yang ada di dalam TV, sumber utama ketakutan itu dari rasa sepi dan kesendirian yang dialami mama…

Hingga saya benar-benar sadari bahwa mama memang sering sendiri dirumah, papa dan adik berangkat kekantor semenjak subuh, dan papa baru pulang malam, adik pun baru pulang sore, terkadang malam karena mengikuti kursus bahasa inggris. Kakak saya yang pertama berada dirumahnya sendiri yang lebih sering pulang malam, begitu pula dengan kakak saya yang kedua, yang kini sudah berkeluarga sendiri dan sangat sibuk dengan pekerjaannya kadang pulang hingga larut malam. Dan saya sendiri lebih sering tidak pulang karena kost di dekat kampus tempat saya kuliah, dan kalaupun pulang hanya sempat seminggu sekali atau dua kali, itu pun selalu pulang larut malam dan seluruh keluarga sudah tertidur pulas. Tapi suatu hari ketika saya berusaha untuk pulang lebih cepat dan tidak terlalu malam, karena ingin bertemu mama dan bercerita ringan, ternyata hari itu mama sudah tertidur pulas dan sangat lelap, raut wajahnya pun terlihat sangat letih. Dalam hati saya bertanya, wah tumben sekali mama jam segini sudah tidur lelap, karena saya lihat dapur,mama seperti ingin memasak sesuatu dengan berbagai bahan yang disiapkan, tapi ditinggal begitu saja. Keesokan harinya saya baru mendapatkan jawabannya…

Terkadang bila sendirian dirumah mama lebih suka berada di ruang tamu atau di dapur yang lebih dekat dengan lingkungan terluar. Suatu siang, ketika mama sendirian dirumah, untuk mengatasi rasa takutnya, mama mencoba untuk memasak bakwan. Setelah seluruh bahan bakwan disiapkan dan siap digoreng satu persatu, tiba-tiba mama merasa sangat takut. Untuk menghilangkan rasa takutnya, ketika mama ingin ke rumah tetangga, mama tidak enak bila mengganggu, menunggu anggota keluarga pulang pun masih lama sekali waktunya karena hari itu papa dan adik baru pulang malam, bagitu pula dengan saya dan kakak-kakak saya. Hingga akhirnya mama memutuskan untuk pergi ke pusat perbelanjaan atau mall terdekat di rumah dan di tinggalkannya begitu saja bahan-bahan makanan yang telah siap dimasak. Di dalam mall pun mama tidak banyak belanja, hanya berputar-putar mall hingga lelah untuk menghabiskan waktu hingga papa dan adik datang menjemput dan makan bersama diluar. Ketika sampai dirumah, mama pun merasa sangat letih dan lelah hingga langsung terlelap pulas…

Mendengar cerita mama, hati saya merasa sedih sekali… kenapa harus mall yang menemani mama ketika mama merasa takut dan mencoba tuk membuat dirinya tegar?? Dimana yang lainnya?? dimana saya?? Saya selalu menyesal tidak pernah bisa selalu ada disamping mama, ketika mama sedih, takut, dan sendiri, padahal saya juga tidak tahu bisa berapa lama lagi tuk bisa terus bersama mama… tetapi kebalikannya… mama selalu ada untuk saya..ketika saya senang, ketika saya sakit, ketika saya takut, ketika saya sendiri, ketika saya sedih..mama selalu ada menemani tuk memberi dukungan juga kekuatan…

Mama..maaf intan gak selalu bisa ada disamping mama ketika mama sendiri mengahadapi berbagai “ketakutan-ketakuatan” yang mama alami dan selalu berusaha tegar dan tabah menghadapi semua…


Selamat hari Ibu…tuk Mama tercinta…


Mama.. Ibu terhebat, terkuat, tersabar dan yang paling tegar dan tabah...

Semoga Mama selalu diberi kesehatan…umur yang panjang…ketabahan…kesabaran… …ketegaran… dan kekuatan…juga semoga selalu diberi kebaikan juga kebahagian di dunia dan akhirat…Amiiin…


Terimakasih untuk semua kasih sayang yang telah mama berikan….


Rabu, 22 Desember 2010


Your Daughter

-Dinda Intan Pramesti Putri-


"A Song For Mama"


You taught me everything

And everything you've given me

I always keep it inside

You're the driving force in my life, yeah

There isn't anything

Or anyone I can be

And it just wouldn't feel right

If I didn't have you by my side

You were there for me to love and care for me

When skies were grey

Whenever I was down

You were always there to comfort me

And no one else can be what you have been to me

You'll always be you always will be the woman

In my life for all times

Mama, mama you know I love you

Oh you know I love you

Mama, mama you're the queen of my heart

Your love is like

Tears from the stars

Mama, I just want you to know

Lovin' you is like food to my soul

You're always down for me

Have always been around for me even when I was bad

You showed me right from my wrong

Yes you did

And you took up for me

When everyone was downin' me

You always did understand

You gave me strength to go on

There was so many times

Looking back when I was so afraid

And then you come to me

And say to me I can face anything

And no one else can do

What you have done for me

You'll always be

You will always be the woman in my life



thanks for everything mom... luv ya so much...







Rabu, 22 Desember 2010


Tidak ada komentar: